Winardi, Bekerja Untuk Sebuah Tantangan

Bagikan Berita

MAJALAHPRO, SOPPENG – Terhitung sejak Juli 2018, Winardi resmi menjabat sebagai Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Soppeng, Melanjutkan jabatan sebelumnya yang juga merupakan ketua Panwaslu kabupaten Soppeng.

Pria kelahiran 26 September 1970 ini sudah memiliki banyak pengalaman sebagai Panitia Pengawas Pemilu, memulai karir sejak tahun 2007 sebagai ketua Panwas Kecamatan Lalalata, lalu 2015 sebagai anggota Panwaslu Kabupaten Soppeng, 2016 sebagai ketua Panwas Kabupaten Soppeng, hingga saat ini menjadi Ketua Bawaslu kabupeten soppeng untuk periode 2018-2022.

Memiliki banyak tantangan dalam bertugas pun menjadi alasan Winardi mengapa selalu memilih berkecimpung dalam profesi Panwas ini.

“Pekerjaan ini memiliki banyak tantangan, kenetralan kita dalam mengawasi Pemilihan baik itu Pilpres, Pileg, Pilgub, dan Pilbup menjadi hal yang utama, ibarat sepakbola kami ini adalah wasitnya, dan KPU sebagai penyelengara pertandingan, kami sebagai wasit harus bisa mengawasi jalannya pertandingan dengan baik, memberikan hukuman bagi yang melakukan pelanggaran” tutur Pria yang sudah berkeluarga dan memiliki seorang anak usia 12 tahun ini.

Mengikuti sejumlah penyelenggaraan pemilu sejak tahun 2007, beberapa kejadian pun diakui oleh Putra Asli Sewo ini menjadi sesuatu yang berharga untuk pengalaman karirnya.

“Untuk penyelenggraan Pemilihan Presiden itu sudah empat kali, masa Megawati, SBY yang dua periode, serta Jokowi, untuk Pemilihan Gubernur itu sejak Amin Syam, Syahrul Yasin Limpo, dan terbaru Nurdin Abdullah, sementara untuk Pemilihan Bupati sejak Andi Soetomo hingga H.A.Kaswadi Razak, semuanya saya ikuti penyelenggaraanya sebagai Panitia Pengawas pemilu baik tingkat Kecamatan maupun Kabupaten”

“Semuanya memiliki progres pengawasan yang beda beda, namun disatu sisi pengawasannya tetap harus sesuai dengan regulasi, tahap pertahap, dan disitulah salah satu tantanganya, misalnya untuk Pilkada serentak Pemilihan Bupati, ini porsi pengawasanya sangat berat, makanya menjadi salah satu tugas terberat hingga saat ini” ucap penggemar Sepakbola dan Olah raga Joging ini.

Kenyang pengalaman di bidang ini, Winardi menilai dukungan pemerintah kabupaten saat ini dalam mendukung Bawaslu Soppeng sangatlah baik, terbukti dari sinergi yang terus dilakukan dapat berjalan.

“Selama saya menjadi panwas, dari kecamatan hingga kabupaten, pemerintah kabupaten selalu mendukung, koordinasi, konsultasi dan bantuan bantuan fasilitas selalu diberikan, bahkan Bupati Soppeng sendiri terkadang turun tangan langsung menanyakan hal hal yang penting terkait fasilitas bagi Bawaslu ini” tuturnya.

Sementara itu ditanya mengenai Suka Duka selama menjabat, baik saat masih di Panwaslu hingga saat ini berganti nama menjadi Bawaslu, Winardi menceritakan beragam suka yang dialaminya mulai dari hubungan dengan stakeholder pemerintahan yang semakin baik dan silaturahami dengan media yang semakin erat.

“Sukanya itu, Semakin banyak hubungan yang bisa dijalin, komunikasi juga semakin baik, dengan pihak partai politik hingga teman teman dari media”

“Sementara untuk dukanya itu, jika ada orang yang memberikan informasi awal tapi kita justru dibohongi, dengan memberikan informasi yang tidak jelas, sehingga terkadang kami harus kerja dengan kesabaran, karena bagaimanapun semuanya tetap harus kita telusuri dan tindaklanjuti karena itu tetaplah masuk dalam laporan” pungkasnya. (Id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *