Raih Penghargaan, KLP Tani Addiange 2 Hari Tuntaskan 100 Persen BPJamsostek Bagi Anggotanya

Bagikan Berita

Soppeng, Majalahpro.Co.Id — Sutasoma merupakan akronim dari Sistem Perlindungan Petani Soppeng Maju dan Sejahtera. Inovasi itu digagas Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng. Tujuannya untuk memberikan kepastian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada petani.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng bersinergi memberikan perlindungan jaminan sosial kepada petani di Kabupaten Soppeng.

Hal itu diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada sebelas kelompok tani yang telah berhasil dalam kelompoknya seratus persen telah memiliki kartu BPJamsostek darisebelas penghargaan, enam diantaranya diborong enam kelompok tani dari Kelurahan Appanang. Pemberian penghargaan tersebut dilangsungkan di halaman Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Lobo Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan Kamis (10/02/2022).

Ketua Kelompok Tani Addiange Kelurahan Appanang Amran saat dimintai keterangannya oleh kontributor Majalahpro saat usai pemberian penghargaan mengatakan. Mengingat manfaat yang didapat dari keikutsertaan petani dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan baik bagi petani sendiri maupun bagi anggota keluarga atau ahli waris yang berupa santunan dan beasiswa perlu kiranya saya mengajak para petani untuk menjadi peserta aktif pada program jaminan sosial ketenagakerjaan, tandas Amran.

“Inovasi yang dibuat oleh Pemkab Soppeng ini adalah contoh baik, dan saya berharap bisa menjadi inspirasi untuk kelompok tani lain untuk memberikan perlindungan bagi pekerja rentan di wilayahnya masing-masing. Saya juga mengapresiasi dukungan yang telah diberikan Dinas Tanaman Pangan Soppeng dalam mendorong optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelas Amran.

Lebih jauh Ketua Kelompok Tani Addiange Amran menambahkan. Perestasi yang kami raih ini bukan sekedar hanya menyampaikan semata tapi dituntun kerja keras bagaimana mensosialisasikan pada anggota kelompok kami, dari 152 anggota pada kelompok tani Addiange dalam tempo dua hari kami tuntaskan 100 persen telah memiliki kartu BPJamsostek ini kerja tim work jadi tak salah kalau saya katakan prestasi ini adalah prestasi kerja kelompok ungkapnya.

Harapan saya, “Semoga melalui sinergi dan kolaborasi yang dilakukan BPJAMSOSTEK dengan berbagai pihak, dapat meningkatkan coverage kepesertaan petani yang terlindungi perlindungan Jaminan Sosial sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian,” pungkas Amran (Erwin Goval/Redaksi)