Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga Kewenangan Kabupate/Kota Tahun 2022 2021

Bagikan Berita

Soppeng, Majalahpro.Co.Id — Sembilan agenda perubahan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Nawacita, beberapa tahun lalu sudah bergulir di tengah masyarakat, dan menggiring pemerintah untuk bertindak melakukan berbagai terobosan-terobosan dan inovasi baru untuk melindungi segenap warga negaranya. Didalamnya terkandung semangat untuk menghadirkan peran negara –yang sebelumnya acapkali dianggap “absen”– di setiap permasalahan di masyarakat, tak terkecuali tentang isu perempuan dan anak.

Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) hadir sebagai perwakilan negara untuk terus berkomitmen memberdayakan serta melindungi kaum perempuan dan anak. Ditambah lagi, isu kesetaraan gender yang selama ini dikedepankan oleh Kementerian PP dan PA, telah ditetapkan menjadi salah satu strategi pembangunan sebagaimana tercantum Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2005-2025. Pembangunan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan diarahkan pada peningkatan kualitas hidup dan peran perempuan di berbagai bidang pembangunan; penurunan jumlah tindak kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak; serta penguatan kelembagaan PP dan PA baik di tingkat pusat maupun daerah.

Kegiatan Penguatan dan Pengembangan Lembaga Peyedia Layanan Pemberdyaan Perempuan Kewenangan Kabupaten/Kota dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 8 Maret 2022 bertempat di ruang pertemuan DP3APPKB kab soppeng, diikuti oleh 30 (tiga puluh) orang perempuan muda Indonesia menjadi agen perubahan. Maksud dan Tujuan Kegiatan : Untuk membentuk dan menumbuhkan orientasi-orientasi politik pada perempuan  meliputi keyakinan dan konsep yang memiliki muatan politis, meliputi juga loyalitas dan kepekaan politik, serta pengetahuan dan wawasan politik yang menyebabkan memiliki kesadaran dan pemahaman hak dan kewajiban sebagai warga negara

Pelaksana kegiatan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana   DP3APPKB Kab. Soppeng, kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas PP3AP2KB Hj.A.Husniati,SE,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan langkah strategis yang ditempuh, guna mengantisipasi perkembangan yang terjadi dewasa ini dan semakin tajamnya daya saing publik dengan mengadakan perubahan diri, menyesuaikan dengan kebutuhan yang terjadi dewasa ini, disamping itu      kita dituntut untuk selalu berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat, sehingga masyarakat kita merasakan secara langsung pelayanan prima yang kita kembangkan. Pimpinan lembaga atau organisasi, terlebih lagi organisasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat adalah elemen yang pertama yang harus melakukan perubahan diri, menciptakan visi dan misi yang harmonis berdasarkan budaya bangsa pungkasnya.
Ketua klinik Hukum fak.hukum Unhas Dr.Sakka Pati SH,MH dalam materinya menyampaikan bahwa perempuan sebagaimana  laki2, mempunyai hak dan kewajiban yang sama didalam pembangunan .baik hak untuk mendapat penghidupan,penghormatan, dan perlindungan juga kewajiban untuk bertanggung jawab atas kehidupan yang dibangun untuk kesejateraan seluruh masyarakat.
Di tempat yang sama, Direktur Katalis Indonesia Harun AR Rasyid,SH dalam materix menghadirkan pendekatan baru untuk membekali perempuan muda Indonesia menjadi agen perubahan melalui empat faktor yang disebut sebagai Positive Youth Development (PYD), yaitu Agensi, yang membantu mereka untuk mengambil keputusan, Aset yang memberikan akses kepada edukasi, pekerjaan, dan pelatihan yang memadai, Membangun Lingkungan yang Mendukung sebagai dorongan pemberdayaan dari lingkungan sosial dan Kontribusi yang memotivasi mereka untuk melibatkan diri juga sebagai agent of change yang turut menginspirasi satu sama lain sebagai perempuan yang tak terhentikan,” pungkasnya. (Humas Dinas Infokom/**)