Andi Sri Wulandani, Dari Aktivis menjadi Ketua KPU Soppeng

Bagikan Berita

MAJALAHPRO, SOPPENG – Perjalanan Karir Andi Sri Wulandani sebelum akhirnya menjadi Ketua KPU Kabupaten Soppeng bisa dikatakan begitu kompleks.

Lulusan Universitas Hasanuddin jurusan Sospol ini telah kenyang pengalaman diberbagai organisasi.

Mengawali perjuangan sebagai aktivis muda dengan peran sebagai Ketua Korps HMI Wati untuk cabang Makassar Timur, yang membawahi kampus Unhas, Stimik Dipanegara, dan Politeknik.

Ibu dari dua anak ini pun tercatat pernah bergabung di sejumlah LSM sejak 2008 hingga 2010, bekerja dibeberapa Lembaga Survei baik nasional maupun lokal ditahun 2011-2013, hingga akhirnnya ditahun 2014 menderikan sendiri Lembaga Kerja Penelitian Publik.

“Dari pengalaman pengalaman ini saya jadikan modal dasar untuk mendaftar di KPU ditahun 2018, dan Alhamdulliah pengalaman pertama kali tes dan ternyata juga bisa langsung lulus, dan terpilih dan mendapat amanah sebagai ketua KPU Soppeng” tutur Wanita kelahiran Makasar, 30 Juni 1982 ini.

Menjabat sejak Juni 2018, Sri Wulandani pun mengaku mulai memahami suhu perpolitikan yang ada di Kabupaten Soppeng, Beragam dinamika yang terus muncul tidak menyurutkan semangatnya untuk terus memberikan yang terbaik dalam tugas.

“Politik di soppeng ini bisa dikatakan berdinamika, kadang kencang, kadang lemah, tidak permanen dan bisa berubah ubah layaknya politik pada umumnya, Cuma memang daya kritis orang orang soppeng itu memang tinggi, karena kan soppeng memang terkenal dengan orang orang cerdasnya”

“Dan sebagai ketua KPU pun saya pasti akan selalu jadi sorotan, masalah masalah pasti akan selalu datang, perbedaan perbedaan pasti selalu muncul, suka tidak suka pasti akan selalu ada, tidak semua orang memang harus selaras dengan saya, namun bagi saya itu semua harus bisa dilalui, tantangan harus dijalani, mau besar-kecil harus dilewati” tutur Sri Wulandani, yang juga pernah menjadi penulis berita dibeberapa Koran, bahkan Kontributor di salah satu media di Sulawesi Selatan. (Id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *