Undang Stakeholder, Lurah Tettikenrarae Gelar Musrenbakel

Bagikan Berita

Soppeng, MajalahPro.Co.Id — Masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan. pemerintah lebih berperan sebagai fasilitator dan katalisator dari dinamika pembangunan, sehingga dari mulai perencanaan hingga pelaksanaan, masyarakat mempunyai hak untuk terlibat dan memberikan masukan serta mengambil keputusan, dalam rangka memenuhi hak-hak dasarnya, salah satunya melalui proses musrenbang.

Musrenbang adalah forum publik perencanaan (program) yang diselenggarakan oleh lembaga publik yaitu pemerintah desa/kelurahan, kecamatan, pemerintah kota/kabupaten bekerjasama dengan warga dan para pemangku kepentingan.

Penyelenggaraan musrenbang merupakan salah satu tugas pemerintah untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Pembangunan tak akan bergerak maju apabila salah satu saja dari tiga komponen tata pemerintahan (pemerintah, masyarakat, swasta) tidak berperan atau berfungsi.

Musrenbang Kelurahan (Musrenbakel) merupakan proses musyawarah masyarakat tentang pembangunan di lingkungan Kelurahan yang dilaksanakan guna mendapatkan suatu kesepakatan di antara masyarakat di setiap daerah yang akan diadakan pembangunan.

Forum ini melibatkan  masyarakat untuk menyampaikan aspirasi meraka, dalam proses pembangunan yang akan dilaksanakan tentang bagaiman yang seharusnya dilakukan pemerintah serta sebaliknya yang harus di lakukan masyarakat dalam pembangunan yang akan dilaksanakan.

Oleh karenanya Kelurahan Tettikenrarae melaksanakan Musrenbakel.

Demikian terungkap dari Lurah Tettikenrarae Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng, Andi Robin, pada acara Musrenbakel digelar di Ruang Pertemuan Kantor Kelurahan setempat, Jum’at, 7 Pebruari 2020.

Musrenbakel yang diikuti oleh Anggota DPRD Soppeng, SKPD, RT, RW, PKK, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Karangtaruna ini adalah hasil assesmen paling penting terhadap usulan program yang prioritas dari masyarakat karena apa yang dihasilkan merupakan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya.

Dikatakan, dalam perencanaan usulan-usulan dari masyarakat dipilih kegiatan prioritas. Aspirasi-aspirasi yang masuk yang belum terakomodir tahun ini, tahun depan tetap akan dijadikan usulan.

Menyadari dalam Perencanaan Pembangunan tidak luput dari kekurangan-kekurangan yang berasal dari Internal dan Eksternal.

“Usulan ini nantinya kita evaluasi lagi dan didorong ke tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi,” tandas Andi Robin.

Lurah Tettikenrarae ini juga tak lupa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota DPRD Soppeng H. Kusman Aras,  menyaksikan apa yang direncanakan.

Disampaikan juga, usulan kegiatan yang masuk, di antaranya; perbaikan saluran air, penyediaan atau perbaikan jalan pengerasan.

Andi Yusran, salah satu tokoh masyarakat yang hadir, menyampaikan kepada pemerintah terkait, rencana pembangunan Chek Dam Sekkang Mata, supaya masyarakat bisa memanfaatkan airnya.

Andi Yusran beralasan kalau rencana pembangunan itu, masyarakat sudah mendengar informasi rencana itu, namun hingga kini belum juga dimulai pembangunan itu.

Hadir juga di Musrenbakel itu, para aparat kelurahan Tettikenrarae, Dinas Sosial, Bhabinsa Tettikenrarae , Dinas Kesehatan, Sekertaris Dinas pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bapelit Bangda dan Tokoh Masyarakat Tettikenrarae. (usman 27)