Tuntutan 1 Tahun Kurungan Buat Idrus Mudeng

Bagikan Berita
Soppeng Majalah Pro.Co.Id — Sidang Kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Idrus Mudeng Guru SMKN 3 Soppeng dengan saksi pelapor seorang Wartawan (Andi Jumawi) Pemred Sulawesi Ekspres dan Tabloid Indonesia Ekspress memasuki tahap tuntutan, hari ini, Idrus Mudeng oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dituntut 1 tahun penjara, sesuai fakta-fakta persidangan, baik Yuridis, Formil maupun materiil, Senin (14/10/2019).
“Untuk perkara terdakwa Idurs Mudeng yang disangkakan telah melanggar UU ITE pasal 45 (a) junto pasal 27 UU nomor 19 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik ancamannya empat tahun, tadi kita tuntut selama 1 tahun,” kata Muh.Hendra Setya,SH.
Adapun terkait tuntutan JPU yang ditujukan kepada terdakwa Idrus Mudeng selama 1 tahun penjara, Muh.Hendra Setya menjelaskan bahwa,  Kita tuntut Idrus Mudeng selama 1 tahun karena sudah melalui pertimbangan Yuridis dan Formil maupun materiil karena fakta-fakta persidangan telah terungkap, Idrus Mudeng melakukan perbuatan itu karena sebelumnya Idrus Mudeng telah membaca postingan LSM Ampera terkait dugaan pungutan liar, dan dari postingan itu Idrus Mudeng menginisiatif,jelasnya.
Lanjut dia, sebelumnya Andi Jumawi telah melakukan konfirmasi kepada pihak Humas SMKN 3 Soppeng (Muliadi) terkait kasus dugaan pungli di Sekolah itu yang di posting oleh LSM Ampera, dan setelah itu, Idrus Mudeng menginisiatif dan membuka CCTV di sekolah itu dan menfoto Saksi Pelapor Andi Jumawi dan rekannya kemudian di posting di postingan LSM Ampera dan diberikan komentar yang membuat saksi pelapor merasa malu dan terhina sampai kasus ini dilaporkan ke pihak penegak hukum,urainya.
Untuk tuntutan 1 tahun ini, kami merasa sudah memenuhi unsur keadilan karena sudah melalui pertimbangan baik yuridis maupun formil dan materiil. Dan minggu depan, Senin (21/10/2019) sidang dilanjutkan dengan agenda Pledoi dari terdakwa,pungkasnya. (Tim/**)