Refleksi 3 Tahun Andi Kaswadi Sebagai Bupati Soppeng

Bagikan Berita

Opini Oleh ketua PWI Soppeng Fast Rahmat Kami

SOPPENG, MAJALAHPRO – Refleksi 3 tahun H. A. Kaswadi Razak, SE sebagai Bupati Soppeng, menjadi momentum bagi dirinya mengintrospeksi diri. Sosok A. Kaswadi yang terbilang masih usia muda jika dibandingkan dengan jabatan yang disandangnya, menginspirasi pemerintahan yang dipimpinnya. Bahkan menjadi spirit tersensdiri untuk bergerak semakin cepat meraih target pembangunan di segala bidang.

Mampukah pembantu-pembantunya, menerjemahkan, mem-follow up, merefleksikan dan mengejawantahkan Political Will sang pemimpinnya dalam mensejahterakan masyarakat Soppeng.

Tentu permasalahan ini menjadi batu sandungan Sang Bupati mengejar obsesinya untuk menjadikan Soppeng sebagai daerah kabupaten yang patut diperhitungkan, bukan hanya di Sulsel, Indonesia, tetapi hingga di kancah Internasional.

Sejak mantan Ketua DPRD Soppeng 2 periode ini didaulat menjadi Bupati 3 tahun silam, dengan didampingi sosok muda, energik, penuh pengalaman di dunia pergerakan Civil Sosiety, bukan hanya di Sulsel tetapi juga di se antero nusantara ini, adalah Supriansa, melengkapi segala kelebihan dan kekurangan yang didampinginya sebagai Deccicion Maker (Penentu Kebijakan) dalam menjalankan pemerinthannya.

Antara lain dari sekian gebrakannya memajukan Soppeng dan mensejahterakan masyarakat di daerahnya, beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa Soppeng yang berprestasi, merubah Watansoppeng dari kota konvensional menjadi The Beautiful City, infra struktur jalan, baik di kota terlebih di desa semaikn dirasakan manfaatnya masyarakat.

Mendorong generasi muda Soppeng meraih mimpinya,salah satunya, Selfiani sukses Juara Pertama Lida Indosiar Indonesia 2018. Tentu masih banyak gebrakan lain yang tidak sempat dikemukakan oleh penulis.

Bukan hanya itu, rupanya Kaswadi dinilai berbagai kalangan, juga memiliki kepekaan terhadap generasi muda agar tidak melupakan sejarah. Sehingga nilai – nilai yang terkandung yang dinilai masih relavan dengan perkembangan kemajuan zaman dan tak menyimpang dari idiologi negara serta adat istiadat yang selama ini dijunjung tinggi sebagai kekayaan lokal Soppeng pun tak luput dari perhatian A. Kaswadi untuk melestarikan.

Digerlarlah Seminar Internasional dan Festival La Galigo baru – baru ini, terlepas dari penilaian atas kekurangan dan kelebihannya.

Kini, sosok Supriansa, sejak beberapa bulan terakhir ini, telah mengundurkan diri sebagai Wakil Bupati Soppeng. Dirinya akan berjuang di jalur berbeda untuk memajukan daerahnya Kabupaten Soppeng, di lembaga legislatif DPR RI pada Periode 2019-2024.

Untuk meraih impiannya menjadi legislator pusat, pengalamannya sebagai aktifis mahasiswa, penasehat hukum, dan Wakil Bupati serta sejumlah pengalaman hidup lainnya, adalah bagian dari bekal dirinya berjuang hingga dirinya akan duduk di singgasananya.

Mengenang figur Supriasa mendampingi Bupati Soppeng A. Kaswadi, simak paparannya besok pada Sabtu, 16 Pebruari 2019 di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng pada acara Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Bupati Soppeng A. Kaswadi.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *