Peduli Pendidikan, Pemkab Soppeng Tingkatkan Beasiswa Bagi Anak Berperestasi

Bagikan Berita

SOPPENG, MAJALAHPRO – Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng akan meningkatkan anggaran beasiswa bagi anak-anak Berperestasi

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Soppeng H A. Kaswadi Razak SE saat menghadiri peringatan Isra’Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Pondok Pesantren Yasrib Watan Soppeng Rabu 1/5/2019

Peringatan Isra’Mi’raj oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng yang bekerja sama dengan Ponpes Yasrib sekaligus dirangkai dengan pengamatan Santri

Israj Mi’raj kali ini mengangkat tema “Memenanamkan nilai – nilai Agama dan ilmu budi pekerti yang luhur, cinta bangsa dan tanah air, untuk menggapai kebahagian dunia dan akhirat”

Pada kesempatan tersebut Bupati Soppeng mengungkapkan bahwa ditahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten Soppeng telah menganggarkan dana beasiswa kepada siswa berprestasi sebesar 10 miliar dan tahun 2020 rencananya akan ditingkatkan lagi

“Tahun 2019 ini kami anggarkan 10 miliar untuk anak Berperestasi dan tahun depan akan ditingkatkan sampai berapapun yang dibutuhkan,”kata Kaswadi

Menurutnya perhatian pemerintah Kabupaten Soppeng dalam hal pendidikan diimplementasikan dengan memberikan beasiswa terhadap anak berperestasi baik sekolah pendidikan umum maupun pondok pesantren dan hal ini dilakukan untuk meningkatkan prestasi siswa

“Kesempatan ini seyogyanya bisa dimanfaatkan oleh siswa sehingga bisa berperestasi,”harapnya

Sebagai pemerhati pendidikan, Bupati Soppeng juga mengapresiasi Pondok Pesantren Yasrib karena meski memiliki keterbatasan namun Ponpes Yasrib mampu mencetak alumni yang berprestasi dan penghafal Al – Qur’an,”tandasnya

Sebelumnya ketua panitia Huzaini, dalam laporannya   menyampaikan, peserta yang di wisuda 450 orang, terdiri dari  RA,Mts, MS MDH penamatan jurumiyah dan tahfizul Qur’an

Huzaini juga menyampaikan program mengenai lembaga tahfizul Qur’an yang dibina oleh Ponpes Yasrib

“Kami ingin setiap Desa atau Kelurahan minimal mengirim putra/putri terbaiknya satu orang untuk menghafal Al – Qur’an di Yasrib,”ujarnya

“Insya Allah setiap 2 atau 3 tahun kedepan kita akan memproduksi minimal 70 orang penghafal Al- Qur’an sesuai dengan jumlah Desa dan Kelurahan di Soppeng,”tambahnya

Huzaini berharap, bukan hanya Ayo ke soppeng dengan taman kalongnya, bukan karena lejja’nya, bukan karena taman kotanya tapi kami ingin ayo ke soppeng karena kota religius, dan menjadikan Soppeng sebagai garda terdepan kota penghafal Al-Qur’an

“Kami mewacanakan dan semoga Bapak Bupati maupun Pak Gubernur merespon,”tandasnya

Sementara
Kepala Biro Kesra Provinsi Sulsel H.Herman mewakili Gubernur Sulawesi Selatan mengucapkan selamat kepada santri yang telah menyelesaikan studinya

“Semoga bisa mengembangkan apa yang didapat di pesantren ini tentunya dalam bidang keagamaan,”ucapnya

“Perlu sampaikan bahwa program pemerintah provinsi sulsel yang Insya Allah kami laksanakan tahun ini 1 Desa 1 penghafal Al – Qur’an dan akan di kembangkan ke depannya 1 Masjid 1 Penghafal,”ungkap H Herman

Hadir pada peringatan Isra’Mi’raj yakni, pembawa hikmah Isra miraj Dr.KH. Hamzah Harun Al-Kitab Rasyid, MA,(Ketua Tanfiziyah PW NU Sulsel),
Kakanwil kementerian Agama Propinsi Sulsel
Forkopimda Kab.soppeng
Sekertaris Daerah Kab.soppeng
Kepala SKPD
Para Kabag Setda
Camat,Lurah Dan Desa
Ketua TP PKK.Kab.Soppeng (**Ar)

Sumber : Humas Soppeng