Mengenal I Lagaligo, Karya Sastra Yang Melebihi Mahabarata dan Homeros

Bagikan Berita

SOPPENG – Kebanggaan terhadap karya Sastra I La Galigo harusnya bisa menjadi sesuatu yang Spesial terutama bagi mereka yang bersuku Bugis terkhusus bagi mereka yang berdomisili di Kabupaten Soppeng.

Bagaimana tidak, Penyelenggaraan Festival I Lagaligo yang rencananya akan dilaksanakan pada Oktober 2018 mendatang di Kabupaten Soppeng harusnya bisa menjadi “Pelecut” bagi kita untuk setidaknya mengetahui dan mengenal Karya Hebat ciptaan manusia ini.

Paling tidak itulah yang diharapkan oleh Markarma, seorang Pemerhati Budaya yang juga merupakan Wakasek Humas/Hubin di SMKN 1 Soppeng.

“I La Galigo ini adalah sebuah karya Sastra Klasik yang lahir di Tanah Bugis, Sulawesi Selatan dan merupakan Karya Sastra terpanjang di dunia. Melebihi Mahabarata dari India dan karya Homeros dari Yunani”

“Bahkan Pada tahun 2011 Badan Dunia UNESCO menetapkan naskah klasik I La Galigo ini sebagai warisan Dunia dan diberi anugrah Memory Of The Word atau MOW” jelasnya.

Dan tidak hanya sebagai karya sastra terpanjang semata saja, bagi Markarma, I Lagaligo juga mengandung nilai nilai pelajaran bagi pengembangan karakter generasi muda sekarang.

“Ditengah arus globalisasi yang dalam banyak segi terasa “mengancam” keberadaan budaya nasional dan budaya daerah”

“I Lagaligo bisa menjadi Solusi pembelajaran, karena karya sastra ini mengandung nilai- nilai luhur yang amat bermanfaat bagi pembinaan karakter bangsa, khususnya kalangan generasi muda disaat sekarang ini” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *