Mengambil Hikmah Dari Penundaan Ibadah Haji 2021 Untuk Pemberangkatan Tahun 2022

Bagikan Berita

” Kondisi Pandemi Covid 19 bagi ummat Islam umumnya dan jamah calon Haji khususnya, memberikan hikma tak ternilai yakni mengajarkan kesabaran. Kesabaran menerima ujian dari Allah Swt bagian dari memelihara dan meningkatkan ketaqwaan”

Soppeng, Majalahpro.Co.Id — Seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 bahwa jemaah haji yang sudah mendaftar dengan melakukan setoran awal,secara legal dapat disebut sebagai jemaah haji apalagi sudah ada niat untuk berhaji. Karena dalam kebijakan Kerajaan Arab Saudi diberlakukan pembatasan kuota bagi jemaah haji. Oleh karena itu, dengan masa tunggu yang panjang, memberikan konsekwensi bagi negara untuk melakukan pembinaan terhadap jemaah haji dalam menyiapkan kesehatannya sebelum berangkat ke tanah suci, Ujar Dr. H. Musriadi, S.Ag.MH Kepala seksi penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Soppeng saat ditemui diruang kerjanya Selasa 15 Maret 2022.

H. Musriadi Kasi Haji dan Umrah menambahkan bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik, artinya kalau seseorang melakukan rangkaian ibadah haji harus menghadirkan fisiknya di tanah suci, sebagai contoh ketika seseorang thawaf, berarti harus ada di sekitar Ka’bah dengan mengelilinginya sebanyak tujuh putaran. Berbeda dengan ibadah sholat misalkan tidak bisa pergi sholat di masjid, bisa diganti dengan sholat di rumah. “Kita dapat mengambil hikmah yang positif dari penundaan haji ini. Dengan penundaan dua tahun berarti kita diberi kesempatan untuk lebih bisa mempersiapkan kesehatan kita sebelum berangkat ke tanah suci,” Lanjut H. Musriadi.

Bagi jemaah haji yang mempunyai penyakit penyerta/komorbid, harus tetap melakukan kontrol kesehatan secara teratur ke tempat pelayanan kesehatan terdekat serta melakukan aktifitas fisik sesuai kemampuan masing-masing. Imran juga menghimbau kepada seluruh jemaah haji untuk mengajak semua keluarganya untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Untuk pemberangkatan Jemaah haji Kabupaten Soppeng ditahun 2022 ini H. Musriadi menambahkan kami masih menunggu keputusan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia kita sama berdoa moga ditahun ini tidak ada lagi penundaan namun demikian pada perinsipnya kami sudah merampungkan semua kelengkapan yang diperlukan sisa para jamaah haji soppeng akan menghadapi vaksin dosis ketiga sebelum berangkat. terkait ketersedia kouta haji itupun kami menunggu dari kerajaan saudi apakah kouta masih tetap atauka berkurang mengingat situasi pandemi covid-19 belum melandai jadi kita bersabar menunggu keputusan itu pungkas H. Musriadi. (Redaksi)