Letkol Inf Richard Marihot Butarbutar, Peran TNI Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Di Wilayah Teritorial Kodim 1423 Soppeng

Bagikan Berita

Soppeng Majalah Pro.Co.Id — Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Richard Marihot Butarbutar mengingatkan, tugas TNI dapat dibagi menjadi dua, yaitu operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang. Ada juga tugas kedua yang dilaksanakan saat tidak melakukan perang. Tugas ini tidak kalah mulia dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Tugas itu salah satunya adalah peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan yang sangat dibutuhkan.

Pelaksanaan tugas ini dapat dilihat, misalnya keterlibatan TNI melalui Kodim 1423 Soppeng dalam membantu ketahanan pangan di wilayah RT Gellenge Desa Bulue Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng, keterlibatan TNI dalam memacu peningkatan produksi beras, jagung, dan kedelai di wilayah Sulawesi Selatan, dan masih banyak lagi  peran TNI dalam membantu  menjaga ketahanan pangan di Indonesia. “Pembangunan desa akan berjalan lebih efektif dan cepat bila ada dukungan dari semua elemen, termasuk TNI. Ini tugas mulia demi kemajuan bangsa,” kata Richard M Butarbutar.

Saat meninjau lokasi pembangunan sarana infrastruktur jalan di RT Gellenge, Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Letkol Inf Richard M. Butarbutar memberikan penjelasan bahwa infrastruktur menghubungkan antara dua RT, yakni RT Gellenge, Desa Bulue dan RT Mallusetasi Kabupaten Barru ini membuka akses lebih dekat dari berbagai wilayah ini merupakan salah satu jalan pusat perekonomian masyarakat.

Buktinya, perbatasan Barru ke Gellenge hanya ditempuh sepanjang 5 Km dari mallusetasi Kabupaten Barru dan jika ke Lejja hanya ditempuh perjalan sekitar 30 Km, begitupun masyarakat sekitar sudah rela menghibahkan tanahnya kepada Pemerintah Daerah untuk dibangun jalan alternative tersebut. “ Masyarakat sudah sukarela, tanpa adanya suatu paksaan, untuk menyerahkan lahanya kepada Pemerintahnya yang nanti kelak menjadi asset Daerah” ungkapnya.

Dijelaskan Richard M Butarbutar, sejauh ini sudah ada Program Bakti TNI Satkowil Kodim 1423 Soppeng Semester II yang merupakan salah satu program kerja sama antara TNI AD dengan seluruh komponen instansi pemerintah daerah guna membangun secara fisik maupun nonfisik.

Program ini bertujuan untuk memenuhi fasilitas- fasilitas umum yang ada di daerah guna kepentingan masyarakat luas. “Salah satu contoh program Program Bakti TNI, adalah di RT Gellenge Desa Bulue. TNI bersama masyarakat desa melakukan pembangunan sarana infrastruktur jalan di RT Gellenge, Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa. Selain itu program Penyelenggaraan Bakti TNI juga melakukan sosialisasi tentang bercocok tanam jangka pendek, sosialisasi dimasa pandemic covid 19 ini tentang pola hidup bersih dan segudang aktifitas lainnya, bahkan sosialisasi pencegahan penularan virus corona,” ujar Marwan.

Desa dengan penduduk 240 jiwa bila dibandingkan dengan desa di sekitarnya sungguh sangat tertinggal, baik di segi pembangunan hingga perkembangan ekonomi. Pendapatan warga hanya bersumber penghasilan dari berkebun Cengkeh hingga menanti hasil hutan seperti kemiri dan tanaman lainya yang berasal dari hutan.

Di zaman sekarang ini, warga desa juga masih belum menikmati fasilitas jaringan komunikasi. Jika ingin menelepon atau mengakses internet harus turun ke kota kecamatan.

Melalui bakti TNI Kodim 1423 Soppeng ini Dandim bertekad membangun pertanian warga Gellenge Desa Bulue. Bukan hanya fokus pada tanaman cengkeh semata, tetapi sejumlah tanaman lainnya yang sangat menjanjikan seperti Pepaya Madu dan Jeruk Siam dan sayur mayur.

Pria yang pernah menjabat sebagai Dandenzibang 1/IM Meulaboh ini bahkan ingin menjadikan RT Gellenge Desa Bulue sebagai desa mandiri, desa yang kelak mampu membangun tanpa harus menunggu kucuran anggaran dari pemerintah. (Redaksi)

Penulis : Usman L

Editor : FAS. Rachmat Kami, S.Sos