Gelar Pertemuan, Kades Congko Bahas Laporan Pertanggungjawaban Pembangunan dan APBDes

Bagikan Berita

 

Soppeng, MajalahPro.Co.Id —  Kepala Desa Congko, Muhammad Jafar, S.Sos, menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan Pembangunan dan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam suatu rapat di Gedung Pertemuan Kantor Desa Congko, Rabu, 12 Pebruari 2020, dihadiri para Pimpinan SKPD yang berkompeten, para Anggota Forkopincam Kecamatan Marioriwawo, Kades Congko bersama jajarannya dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kades Congko dalam kata pengantarnya menyampaikan, kalau pertanggungjawaban kepala desa terhadap kegiatan pembangunan dan realisasi  APBDes tahun anggaran tahun berlalu, menjadi kewajiban untuk disampaikan kepada masyarakat setiap paling lambat 3 bulan awal tahun anggaran berikutnya.

Menyampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga kewajiban ini dapat dipenuhi meski tidak semua keinginan mampu dilaksanakan tetapi tentu menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan pembangunan tahun anggaran berikutnya.

Segala koreksi menjadi masukan berharga untuk perbaikan demi kesejahteraan masyarakat.

Kapolsek Marioriwawo Iptu Agustinus Teko dalam sambutannya,  mengapresiasi dilaksanakannya acara ini, apa yang baik itulah yang harus ditiru selama melaksanakan pembangunan dan jelas posnya.

Disampaikan pula, selaku pengamanan pihaknya juga mengawasi pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa. Bahkan masyarakat pun berhak mengawasinya.

Camat Marioriwawo, Amin Saing, dalam sambutannya  menyampaikan kalau laporan pertanggungjawaban kepala desa terhadap kegiatan pembangunan dan realisasi APBDes menjadi kewajiban kadess menyampaikan kepada masyarakat, termasuk saat kegiatan sedang berjalan masyarakatpun berhak mengawasinya.

Dikatakan, anggaran seperti ADD dan DD harus dikelola secara transparan, tandas camat ini.

Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan  Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Andi Irwansyah, menguraikan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dikatakan, salah satu fungsi BPD mengawasi setiap kegiatan pembangunan di desa.

Andi Irwansyah menyerukan kepada kepala desa dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan agar tidak alergi terhadap kritik yang masuk.

“Janganlah alergi sama wartawan dan LSM,” tandasnya.

Ia mengajak untuk menghargai tamu yang datang,

“Marilah kita hargai tamu yang datang, bekerjalah profesional,’ ajaknya.

Ia memberi contoh, setiap pekerjaaan pembangunan harus dipasang Papan Proyek yang menguraikan beberapa hal berkitan dengan jenjs pekerjaan yang dilaksanakan, sehingga masyarakat pun mengetahuinya. (usman27)