Diabaikan Keluarga, Duka Pasien Gangguan Jiwa di RSUD Latemmamala

Bagikan Berita

MAJALAHPRO, SOPPENG – Fakta miris terkait kondisi Pasien Gangguan Jiwa di RSUD Latemamala diungkapkan oleh Dokter Spesialis Jiwa, dr.Hj.ST.Mudirusniah, M.kes, Sp KJ.

Dalam Konfirmasinya, Rabu (5/9), Mudirusniah menceritakan bagaimana pasien pasien yang sudah mendapatkan perawatan dan dinyatakan dalam kondisi Tenang, masih harus tinggal di ruang perawatan jiwa karena tak adanya perhatian dari sejumlah keluarga pasien.

“Saat ini Kita punya 23 Pasien, dan 10 diantaranya sebenarnya sudah bisa keluar dari rumah sakit, namun karena keluarga yang bersangkutan tak bisa lagi dihubungi karena nomor telepon yang sebelumnya disimpan tidak aktif lagi, maka para pasien ini terpaksa tinggal di rumah sakit bersama pasien yang masih sakit lainnya, karena sampai hari ini belum ada juga keluarganya yang datang menjemput” tuturnya.

Pasien Inventaris-pun menjadi istilah tersendiri bagi para pasien ini. Dan penghapusan nama dalam buku registrasi pasien menjadi hal yang dilakukan menindak lanjuti permasalahan ini.

“Padahal sebelum dimasukkan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan, para keluarga pasien biasanya didata dulu, bahkan pasien pasien gangguan jiwa yang menggelandang di jalanan dan dijemput langsung oleh PRC pun kita data selengkap lengkapnya, mulai dari kontak telepon semuanya disimpan”

“Namun entah kenapa, begitu berjalan proses perawatan, beberapa nomor kontak keluarga pasien jadi susah untuk dihubungi, ada yang kadang aktif, bahkan ada yang memang sudah tidak aktif lagi” pungkasnya. (Id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *