Ratusan Siswa Baru SMAN 24 Bone Ikuti MPLS Tanpa Pelonco

Bagikan Berita

 

Breakingsulsel, Bone. — Berbeda dengan sebelumnya. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/ SMK Negeri tahun ini, hampir seluruh daerah membuka pendaftaran peserta didik baru yang berbasis online dengan beberapa jalur, di antaranya: jalur akademik, afirmasi, khusus dan domisili.

 

Hal tersebut, juga berlaku di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan (Prov Sulsel), terkhusus di Unit Pelaksana Teknis (UPT ) SMAN 24 Bone.

 

Setelah melewati beberapa proses tahapan pendaftaran, akhirnya ratusan calon peserta didik telah dinyatakan secara resmi menjadi siswa baru di sekolah tersebut yang juga pengumumannya berbasis online.

 

Salah satu kegiatan wajib diikuti seluruh peserta didik baru UPT SMAN 24 Bone, setelah melakukan registrasi ulang adalah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), berlangsung selama 3 hari, Kamis-Sabtu, 19-21 Juli 2018.

 

Kegiatan ini diawali dengan upacara pembukaan di lapangan SMAN 24 Bone. Wakasek Muh. Amin selaku Ketua Panitia MPLS melaporkan, kegiatan MPLS ini diharapkan dapat mengenalkan kepada peserta didik baru tentang kondisi sekolah baik mengenai kurikulum pendidikan, sarana dan prasarana, tata tertib sekolah, dan hal lainnya.

 

Selain Kepala UPT, Drs. Mubarak, M.Pd dan Wakasek, Upacara Pembukaan MPLS UPT SMAN 24 Bone ini, juga dihadiri seluruh tenaga administrasi, pengajar, siswa kelas XII, XI dan siswa baru sekolah ini.

 

Kepala UPT SMAN 24 Bone Drs. Mubarak, M.Pd, dalam sambutannya pada acara pembukaan tersebut, menghaturkan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru yang telah dinyatakan lulus di UPT SMAN 24 Bone.

 

Ditegaskan, “kegiatan MPLS ini telah dikemas menjadi kegiatan yang menarik dan jauh dari hal-hal yang berkaitan dengan perpeloncoan, hal urgent yang ingin kita capai di kegiatan ini adalah penanaman moral sehingga menghasilkan generasi berkarakter sesuai dengan visi misi sekolah,” tegasnya.

 

Usai sambutan, Kepala sekolah membuka acara tersebut secara resmi, ditandai dengan pemukulan gong dan pemasangan I D Card Peserta, secara simbolis.

 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Pembina OSIS UPT SMAN 24 Bone Syamsurya, S.Pd.I dan Nirmayanti Mas, S.Pd.,M.M., mengatakan, kegiatan ini telah dirancang, agar bebas dari kegiatan-kegiatan menyimpang, seperti; hukuman atau perintah yang bisa memberatkan peserta didik baru, seperti, perintah menulis nama di kardus, mengenakan kaos atau sepatu hitam yang berwarna-warni, serta mengenakan atribut tutup kepala, yang tak ada nilai edukatifnya, karena pada dasarnya, MPLS merupakan wahana, atau upaya untuk pengenalan kondisi sekolah, bukan untuk penindasan, tandasnya.

 

Dari Lapangan Upacara UPT SMAN 24 Bone di Kecamatan Dua Boccoe, Kamis, 19 Juli 2018, demikian, Guru SMA Negeri 24 Bone, Munawar Syam, S.Pd, mengabarkan . (rachmat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *