Awal Mula Penunjukan Soppeng Sebagai Tuan Rumah Festival Lagaligo

Bagikan Berita

SOPPENG – Cerita menarik dituturkan oleh ketua Panitia Festival Lagaligo Farouk Adam ketika ditemui di Hotel Makmur, Jumat (1/6).

Awal mula penunjukan Kabupaten Soppeng sebagai Tuan Rumah Festival Lagaligo-pun banyak di ceritakan Farouk ke media CN.

“Semuanya diawali ketika saya mewakili Soppeng ke Seminar I Lagaligo yang dilaksanakan di Unhas November 2017”

“Saat seminar berlangsung, ada salah seorang peserta dari Aceh menanyakan kenapa Festival Lagaligo ini tidak pernah dilaksanakan lagi, Mendengar itu, salah seorang Panitia mengungkap alasan bagaimana besarnya Dana dan Kesiapan menjadi kendala utama dari hal itu” tuturnya.

Sambung farouk, dari Celetukan Kata “Kesiapan” itulah salah satu panitia teringat bahwa beberapa tahun yang lalu Kabupaten Soppeng sebenarnya sempat menyatakan kesiapanya menjadi Tuan rumah dari festival yang terakhir kali dilaksanakan 2004 lalu ini.

“Panitia yang mengetahui bahwa saya itu perwakilan dari Soppeng, Langsung menanyakan hal itu kepada saya”

“Namun saya hanya bisa menjawab bahwa hal ini belum bisa dipastikan, karena harus menunggu konfirmasi dulu dari Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak” katanya.

Dan Selepas dari seminar ini, Farouk pun mengaku langsung menghadap ke Bupati Soppeng untuk melaporkan hal tersebut.

Dan sebuah respon Positif pun langsung didapatkannya.

“Dan ternyata hari itu, Bupati langsung setuju dan menyanggupi Kesiapan Soppeng menjadi Tuan Rumah Festival Lagaligo”

“Maka pada Desember 2017 yang lalu, datanglah Tim Pengkajian Lagaligo dari Makassar untuk mengecek kesiapan kita, dan setelah pengecekan Ternyata kita di setujui, karena beberapa alasan seperti bahwa Masyarakat Soppeng masih tekun memegang adat istiadat serta kuatnya keinginan untuk mengangkat nama Soppeng pasca Pergantian Bupati menjadi faktor faktor direstuinya Soppeng menjadi Tuan Rumah” jelas Farouk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *